Fajar Febriansyah Desak KBRI Phnom Penh Telusuri Kematian Tak Wajar Warga Sumsel
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:50:00 WIB
DAERAH
43 Kali
Palembang - Kabut misteri masih menyelimuti kasus kematian ME (28), seorang warga Palembang yang mengembuskan napas terakhir di tempat kerjanya di Kamboja. Hingga kini, pihak keluarga belum mendapatkan kejelasan mengenai kronologi pasti maupun keberadaan jenazah almarhum untuk dipulangkan ke tanah air.
Kondisi memprihatinkan ini memicu atensi serius dari Komisi V DPRD Sumatera Selatan. Fajar Febriansyah, ST., M.I.Kom., anggota Komisi V dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), bergerak cepat dengan menyambangi kediaman keluarga almarhum guna memberikan dukungan moril.
“Iya, saya temui langsung keluarganya untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan dan siap mengawal upaya pengembalian jenazah ke tanah air termasuk dari sisi kasus hukumnya,” ungkap Fajar saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026)
Simpang Siur Penyebab Kematian
Fajar menjelaskan bahwa informasi terkait penyebab wafatnya ME yang bertolak ke Kamboja via Medan pada 25 Oktober 2025 lalu masih sangat kontradiktif. Terdapat jurang perbedaan yang lebar antara informasi awal dengan kondisi fisik yang ditemukan.
“Ada yang menyebut jika penyebab kem4tian almarhum akibat melomp4t dari lantai 18 tempatnya bekerja, tapi ada juga informasi yang menyampaikan jika almarhum meninggal akibat penyakit maag kronis yang memang telah cukup lama diidapnya. Artinya semuanya masih belum ada kejalasan,” tuturnya.
Indikasi Kejanggalan Fisik
Kecurigaan muncul ketika Fajar mencermati dokumentasi foto kondisi jasad almarhum yang dimiliki pihak keluarga. Secara intuitif, ia menangkap adanya ketidakwajaran yang memerlukan investigasi mendalam.
“Kalau sekilas saya lihat dari foto almarhum seperti yang diperlihatkan keluarganya di wajahnya terlihat luka lebam, kedua atau salah satu pergelangan tangannya patah serta terdapat luka di bagian paha. Ini yang harusnya perlu untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut dan kami akan coba berkomunikasi dengan pihak KBRI di Pnom Penh Kamboja,” tegas Fajar.
Langkah selanjutnya, DPRD Sumsel akan berupaya membuka jalur komunikasi diplomatik guna memastikan hak-hak almarhum dan keluarganya terpenuhi, serta mengungkap fakta di balik tragedi ini secara transparan.
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi
Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 705 views
desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 660 views
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru
Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 628 views
Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)
Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.
Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 3463 views
Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.
Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak
Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 672 views
Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui
Artikel Terpopuler | 2024
KMS Ali Siliwangi: Hj Lidyawati, Pilihan Terbaik Untuk Kabupaten Lahat
POLITIK
2024-10-31 21:30:46 7332 views
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah Kodam II/Sriwijaya Di Wilayah Kodim 0404/Muara Enim Berjalan Lancar
TNI
2024-10-18 19:29:45 6676 views
Seringnya Mati Lampu, Ali Pinta PJ Bupati Berikan Rekom Cepat Ganti Pimpinan PLN Lahat
NASIONAL
2024-11-08 17:05:26 6220 views